Senin, 13 Desember 2010

Sweet Apologise

Cast: kim jaejoong, yesung, kim chika a.k.a siska, sung hye in a.k.a tantri,


 
Suatu hari di musim panas…yang sangat panas….
*gubrak…brak…brak…brak…*
“Huwaaaaa………..” teriak Hye in hampir menangis
“Jae!!!! Sung!!!!” pekik Chika memanggil 2 orang cecunguk yang tinggal bersama mereka.
“Wae??? Baru dating udah teriak-teriak… sebegitu rindunyakah padaku?” sahut Jaejoong.
*pletak*
“Aww…” teriak Jae kesakitan sambil mengelus-elus kepalanya.
“Ada apa sih ribut-ribut??? Mengganggu tidurku aja!” Yesung baru saja keluar dari kamarnya.
“Di mana kau taruh semua botol air di dalam kulkas? Kenapa jadi kosong melompong begini???” Tanya Hye in dengan mata melotot sampai hampir keluar.
“Oh..itu….hehhehe….tadi aku pake semua air dalam kulkas untuk memandikan ddangkoma dan mora ku tersayang.” Jawab Yesung polos.
“MWO?!!!” teriak Chika & Hye in bersamaan.
“Aku tau kau ini bodoh tapi tak ku sangka kau bisa setolol ini” Hye in mulai mengatur napas “kalau Cuma buat mandiin kura-kura mu itu kan bisa pake air kran, kenapa harus pake air minum??? Dasar KEPALA BESAR!!!!” teriak Hye in yang tak sanggup lagi menahan emosinya.
“Hehehe, aku tak tega memandikan ddangkoma & mora dengan air yang penuh kuman dan bakteri itu, jadi ku pake aja air minum dalam kulkas” jawab Yesung.
Hye in dan Chika hanya bisa mengelus dada, sementara Jaejoong hanya garuk-garuk kepala.
“Terus di mana makananku yang ku simpan di kulkas??? Apa kau pake buat mandiin kura-kura bodohmu juga???” Tanya Chika kesal


“Enggak…aku Cuma pake air minum, gak pake makanan” kata Yesung dengan tampang minta ditonjok.
“Hehehe, kalau itu…itu aku” jawab Jae sambil nyengir kuda “Tadi jiji kelaparan dan aku lupa belum beli makanan kucing , ku lihat di kulkas ada makanan nganggur jadi kuberikan makanan itu pada Jiji tersayang yang sudah kelaparan, jiji makan dengan lahap banget lho, kayaknya jiji suka makananmu, xixixi” ujarnya panjang dan lebar yang membuat Chika semakin emosi.
“MWO?!! Kau berikan makananku pada jiji sialan, dia lapar katamu???? KAU TIDAK LIAT SEKARANG AKU HAMPIR MATI KELAPARAN DAN KEHAUSAN?!!!!” semprot Chika habis-habisan.
“Mian….” Kata Jae & sung serempak.
*pletek..pletak…gubrak*
Kemudian Chika & Hyein  bersamaan memukul kepala kedua bedebah itu dan membanting pintu masuk ke kamar mereka berdua.
“Hwaa….kenapa kita bisa tinggal dengan orang bodoh seperti mereka sih???” tangis Hyein
“Dan lebih parahnya kita pacaran dengan mereka, hiks hiks…” lanjut Chika
“Dan mereka lebih sayang dengan piaraannya daripada kita pacarnya…hwaaaahwaaa….” Tangis Hyein menjadi-jadi.
“Sudahlah, Hyein..jangan menangis lagi, kita harus memberi pelajaran pada mereka” kata Chika
“Tapi gimana caranya, walopun Yesung bodong tapi aku sangat mencintainya” kata Hyein.
“Dasar lebay” jawab Chika
“emangnya kau enggak???” balas Hyein
“iya…aku juga cinta mati sama Jae” jawab Chika berkaca-kaca.
“Sudahlah, sekarang pikirkan cara balas dendam” perintah Chika lalu pasang pose berpikir
“Apa ya??? Berpikir..berpikir..berpikir…”kata Hyein
….. 20 menit kemudian
*Zzzzzz….grr……gr…..*
Akhirnya Chika dan Hyein tertidur sebelum mendapat ide balas dendam.  Sementara Jaejoong dan Yesung ketakutan karena mereka berdua merasa bersalah. Mereka berpikir keras bagaimana cara untuk meminta maaf. Akhirnya tercetuslah ide cemerlang dari otak mereka.
“Bagaimana kalau kita menyiapkan dinner yang romantis sebagai tanda permintaan maaf???” usul Jae.
“Wah…boleh juga tuh, dinner dengan ddangkoma & mora…keren…” sambung Yesung
*pletak*
“Aduh, sakit tauk” ucap Yesung sambil mengelus kepalanya yang benjol
“Yah!! Yesung, sekali-kali gunakan akal sehatmu!! Mereka marah karena piaraan kita!! Jadi  singkirkan kura-kuramu untuk sementara waktu” kata Jae
“Iya juga ya…gimana kalau candle light dinner” usul Sung
“Setuju!!!! Ayo segera kita siapkan”kata Jae
“Tapi aku gak bisa masak Jae, aku Cuma bisa makan” terang Yesung
“Tenang Sung, urusan masak memasak serahkan pada koki Jae” kata Jae bangga “kau sekarang ke mini market beli lilin yang banyak, araso??”
“Yes, sir!!!” jawab Yesung sambil berlari ke luar apartemen
Sementara itu Jae segera sibuk menyiapkan makanan di dapur, tak lama kemudian Yesung datang membawa llilin dan membeli beberapa botol anggur dan tak lupa minuman kesukaan Hyein karena dia tidak suka minum anggur. Setelah masakan siap Jae segera menata meja makan, sementara Yesung sibuk memasang lilin-lilin di lantai.
“Yup…akhirnya beres” ucap mereka bersamaan
“Ayo kita bangunkan mereka” kata Jae sambil menuju kamar dimana Chika dan Hyein berada.
*tok…tok..tok…*
“Hmmm….hoam….huh…udah sore ya??” Chika terbangun mendengar suara ketukan pintu, dilihatnya ke luar jendela langit sudah mulai gelap.
“Hyein bangun…” kata Chika saambil menendang-nendang tubuh Hyein
“Hmmm….ah..masih ngantuk…”Hyein bersembunyi di balik selimutnya
“Yah!!!Tukang tidur, bangun!!! Ada yang mengetuk pintu, mungkin mereka mau minta maaf” tukas Chika
“Hmmm…benarkah???” seketika Hyein terbangun dengan mata langsung melotot “ aku udah kangen banget ma Yesung, setengah hari ini tidak bertemu”
“Yah…lebay lagi, ayo kita keluar” kata Chika “tapi kita harus tetep jaim, okay??”
“Oke bos…”jawab Hyein tak sabar karena sudah merindukan Yesung tercinta.
*krek…* Pintu kamar pun terbuka
“Ada apa ketuk-ketuk pintu kamar orang?” Tanya Chika ketus
“He’eh” imbuh Hyein singkat
“Ehm…kami Cuma mau minta maaf…” kata Jae
“betul betul betul” imbuh Yesung
“kami minta maaf karena tadi siang udah bikin kalian marah, ehm….mian….kami gak sengaja melakukannya” kata Jae lagi
“betul betul betul” imbuh Yesung lagi
“Kami tau selama ini kami terlalu memperhatikan jiji, ddangkoma, dan mora sehingga mengabaikan kalian, mianhae…kami gak bermaksud seperti itu….ehm…kalian tetep slalu jadi yang pertama di hati kami kok” jelas Jae
“he’eh yang pertama” imbuh Yesung sambil mengangkat jari telunjuknya
Chika dan Hyein tertawa dalam hati.
“Hmm…tak semudah itu kami bisa memaafkan kalian, hati kami sudah terlanjur sakit” kata Chika sok dramatis.
“betul betul betul” imbuh Hyein
“Baiklah” kata Jae sambil menggandeng Chika menuju meja makan, Yesung ikut-ikutan menggandeng Hyein.
Di ruang makan…gelap….
Meja makan sudah tertata rapi dengan nyala lilin remang-remang yang membua suasana menjadi lebih romantic. Sementara di lantai ruang makan sudah terdapat jajaran lilin yang menbentuk hati bertuliskan kata “I love U” dan “Mianhae” di tengahnya.
Melihat itu semua hati Chika dan Hyein langsung lumer bagai es krim si tengah terik matahari.
“Mianhae Chika” kata Jae “Mianhae Hyein” kata Yesung
“Gimana apakah aku dimaafkan?” Tanya Jae pada Chika
Tanpa kata Chika langsung *pelukciummembabibuta* , dan mereka berdua langsung menuju kamar Jae tanpa sedikitpun menyentuh makan malam yang sudah tersaji. Tersisa Yesung dan Hyein di ruang makan.
“Apakah aku juga dimaafkan?” Tanya Yesung
“Tentu saja hani bani switi tuti fruti ku sayang” jawab Hyein sambil memeluk Yesung
Kemudian mereka berdua menghabiskan candle light dinner bersama.
THE END

9 komentar:

  1. si chika sama jae ngapain masuk kamar berdua??? mencurigakan!!!!

    btw,aku g lebay looooooo

    BalasHapus
  2. wekekekekke...adminnya aja masih bocah emang harusnya di sensor..kasihan adminnya hahahaha...

    BalasHapus
  3. ho'oh, kl gak q sensor ntar adminnya bisa syok

    BalasHapus
  4. @kim chika : tks untuk uluran tangannya..., ditunggu surat cinta berikutnya... ^^
    @mrscloud : hu'um adminnya masih bocah..., baru 19tahun... ^^

    BalasHapus
  5. @mrscloud : hehehe..., kan 20tahunnya 2bulan lagi,:P

    BalasHapus