( Chapter 2)
Di sebuah rumah tua yang mirip seperti kastil penyihir jahat. Petir menyambar-nyambar di atas rumah itu. Rumah kediaman keluarga Siska memang terlihat menyeramkan. Rumah itu peninggalan dari nenek buyutnya. Dibangun sejak neneknya belum lahir (ya iyalah namanya juga peninggalan nenek buyut-adm). Siska menghempaskan tubuhnya di ranjang. Meraih boneka spongebob disampingnya dan memeluknya.
“Spongi sayang..” ucapnya sambil mencium boneka itu. Tiba-tiba dia teringat dengan trio menggelikan yang mengikutinya tadi.
“Konyol sekali mereka” gumannya.
“Kim jaejoong, hmmmm lucu juga. Tapi kenapa dia bertingkah konyol dengan membuntutiku. Jangan-jangan dia menyukaiku. Aaahhh Jaejoong, senyummu manis sekali” Tiba-tiba dia memukul kepalanya sendiri, andwe andwe...aku harus mempertahankan imejku sebagai gadis misterius dan karismatik, batinnya.
Keesokan harinya.
Siska POV
Aku bangun kesiangan gara-gara semalaman memikirkan jaejoong. Aku menyambar sepatu di rak dan berlari keluar. Kupakai sepatuku dan buru-buru berangkat ke sekolah. Kulihat jaejoong sudah berdiri di pintu pagar rumahku. Mau apa dia??? Apa dia datang menjemputku?
“Annyong!” sapanya sambil tersenyum padaku. Senyumnya manis sekali, aahhh benar-benar pagi yang indah. Tidak, aku tidak boleh terpesona. Lalu aku memasang wajah dinginku walau dalam hati aku ingin meloncat kegirangan. Tanpa menjawab salamnya aku berjalan melewatinya. Jaejoong berjalan menjajariku.
“Bagaimana tidurmu, apakah nyenyak” dia memulai pembicaraan. Aku diam tak menjawab.
“Siska, aku bertanya padamu, jawab aku” sepertinya dia sudah mulai kesal.
“Wae?” tanyaku padanya. Dia terlihat bingung sepertinya dia tidak mengerti maksud pertanyaanku. “kenapa kau menjemputku?” aku memperjelas pertanyaanku.
“Hmmm…karena aku ingin berteman denganmu”
“Wae?”
“Karena kau special” jawabannya benar-benar membuatku senang. Special??? Aku special?? Dia bilang aku special…kalau saja disini tidak ada orang aku pasti sudah meloncat-loncat seperti anak kecil yang mendapat eskrim coklat.
“Tidak semudah itu!”ucapku sambil berjalan mendahuluinya. Pabo!!! Kenapa tidak kujawab iya saja.
-----
Jaejoong POV
Sekarang aku sedang berada di kamar Siska. Aku sengaja datang ke rumahnya di saat dia belum pulang. Ommanya menyuruhku menunggunya di kamar. Kesempatan yang bagus untuk mencari tahu tentangnya. Tapi betapa terkejutnya aku ketika masuk ke dalam kamarnya. Kupikir aku akan mendapati banyak sekali hiasan tengkorak di dinding kamarnya, nuansa gotic yang mencekam serta aura kegelapan. Tapi apa yang kutemui disini, poster U-know dalam ukuran besar menempel di dinding kamarnya tersenyum memperlihatkan deretan giginya yang rapi. Rupanya dia penggemar penyanyi itu. Cih, apa bagusnya dia. Dia bahkan tidak lebih tampan dariku. Dan oh apa itu, benda kuning berbentuk kotak yang tergeletak di atas ranjang. Aku mendekat dan melihatnya dengan jelas. Seketika aku tidak bisa menahan tawa. Tawaku bergema di dalam kamar. Astaga…gadis misterius dan karismatik menyukai spongebob. Kupikir dia lebih menyukai boneka voodoo. Dan aku bertaruh pasti dia memeluk dan menciuminya setiap hari.
Cklek!!! Aku mendengar pintu kamar dibuka dan seseorang masuk. Siska terkejut melihatku berada di kamarnya dan memegang boneka spongebob kesayangannya.
“Ya….bagaimana kau bisa masuk kesini? Dan apa yang kau lakukan pada mr. spongi ku?” teriaknya padaku. Itu kalimat terpanjang yang pernah kudengar dari bibirnya. Tunggu, apa aku tidak salah dengar. Dia memanggil boneka spongebob ini mr. spongi?? Bahkan dia memberi nama pada bonekanya. Seketika tawaku pecah. Aku tertawa terbahak-bahak mendengar caranya memanggil boneka spongebobnya. Oh God, apa benar dia si sadako itu. Kulihat wajahnya memerah. Kupikir dia malu karena aku telah mengetahui rahasianya.
“Berhentilah menertawaiku!” gerutunya kesal. Dia merebut mr sponginya dari tanganku. Aku masih tersenyum geli.
“mau apa kau kesini”tanyanya ketus. Ternyata sadako punya ekspresi juga. Aku tersenyum melihatnya memasang wajah cemberut. Berbeda sekali dari biasanya.
“akukan ingin berteman denganmu” jawabku sambil duduk di sampingnya. Dia menoleh ke arahku. Mencoba menebak isi kepalaku. Setelah berpikir cukup lama akhirnya diapun menjawab.
“Ok, tapi apa kau mau berjanji merahasiakan tentang ini (menunjukkan mr. spongi). Lagi pula tidak ada salahnya berteman denganmu, kau kan tampan”dia berkata lirih di akhir kalimat.
“Mwo?? Kau bilang aku tampan?” Tanyaku kaget, tak percaya dia mengatakan itu. Berarti benar kata Yesung, aku memang masih mempesona.
“Aniyo…aku tidak bilang begitu. Kau pasti salah dengar”dia kelihatan salah tingkah. Tidak, aku tidak mungkin salah dengar. Aaahhh..pasti dia malu,xixixixi….
“Hmm.. apa kau punya kepribadian ganda?”Tanyaku padanya. Sepertinya dia mengerti apa yang kumaksud.
“Ani..aku hanya ingin punya imej cool”jawabnya.
“Wae?” aku bertanya tidak mengerti.
“Biar terlihat keren”jawabnya singkat. Mwo??? Dia bilang keren?? Hahaha…
“Kau lucu sekali”ucapku sambil terkekeh
“Aniyo….aku keren”
“hahaha…iya iya kau keren. Hmmm… sudah malam. Besok aku akan menjemputmu. Selamat malam” aku berpamitan padanya. Dia hanya mengangguk kecil. Aku keluar dari kamarnya.
Tapi baru beberapa langkah, aku teringat kalau aku meninggalkan tasku di kamarnya. Aku berbalik dan masuk ke kamarnya. aku terkejut saat aku masuk dia tengah menari-nari dengan mr. sponginya. Dia juga kaget saat melihatku masuk.
“tasku ketinggalan”ujarku. Aku menahan tawa melihat tingkah konyolnya tadi. Dia diam mematung. mungkin dia syok melihatku tiba-tiba masuk dan melihatnya berdansa dengan mr. spongi. Aku buru-buru mengambil tasku dan keluar dari kamarnya. sampai diluar aku sudah tidak bisa menahan tawa lagi. Aku tertawa sekencang-kencangnya. Mungkin dia mendengarnya.
TBC


hwaiting mrscloud...!!!
BalasHapussikaaaaat..., (makanan ya,? mana mana mana,??? :lol:)
oo kamu ketahuan.... (kayaknya itu lagu yg cocok)
BalasHapus@admin: makan mulu yg dipikirin min
hihihi..., hu'um... sindrome dapat uang makan... maklum setelah tiga bulan nggak makan, akhirnya makan juga... :P
BalasHapushahahaha..pantesan aja kurus kering kerontang
BalasHapusrahasia terbongkar, hancurlah reputasi q
BalasHapus@kim chika: kamu sih pake jaim2an segala,hehehehe
BalasHapus@mrscloud kan biar keren, jaim itu keren
BalasHapus