Senin, 13 Desember 2010

Friends? Or More..... (Chapter 1)


Secret, Special Place~

Bring! Bring!
“uhh…hoam…” kamu mencoba membuka mata tapi sinar matahari yg menembus gorden kamarmu menyilaukan mata. Kamu duduk di atas tempat tidurmu lalu kamu menyadari kalau ponselmu berdering. Dengan malas kamu mengambil ponselmu dan melihat sebuah pesan dari Yesung :
‘hehehe, capek? Cepat bangun dan bersiap. Aku akan menunjukkan sesuatu. Ku tunggu di depan rumahmu. Yesung x'
“yesung tolol” kamu menguap tapi tetap bangun dan beranjak ke kamar mandi untuk segera bersiap-siap. Setelah siap kamu melihat kea rah jam dinding di kamarmu
“jam 6.15???” pikirmu, pasti ada sesuatu yang sangat penting yang ingin ditunjukkan Yesung. “Hoam..” kamu kembali menguap dan segara berjalan ke luar kamar menuju dapur mengambil sepotong roti kemudian segera ke luar rumah dan mencari Yesung.
“Dimana dia??? Yesung!!!” teriakmu. Tiba2 seseorang membekap mulutmu dan menarikmu. Tapi lucunya kamu tidak kaget sedikitpun. Kemudian dia melepaskanmu karena melihatmu tidak bereaksi.
“Seriously? Kau gak takut sama sekali?" kata Yesung kecewa.
“Aku tau itu kau, dari baumu, hehehe” jawabmu sambil tertawa.
“Yah!!” dia memukul lenganmu pelan.
“Cuma becanda” katamu, sambil merangkul bahunya “so, apa yang mau kau perlihatkan padaku?”
“Tunggu dan lihat, ini adalah tempat pribadiku, tapi aku ingin berbagi denganmu, karena kamu sahabatku” pipinya memerah
“aww…so sweet… tapi ngomong apa sih sebenernya? Tanyamu
“ayo sini…” Yesung menarik tanganmu dan menuntunmu sepanjang jalan
***
Kalian berdua sampai di satu tempat yang dipenuhi semak2 dan pepohonan.
“Dimana ini??” tanyamu sambil mengikutinya dari belakang mencoba melihat sesuatu dibalik semak2 itu. Yesung melik ke arahmu, dia tau ketidak sabaranmu, lalu di kembali berjalan melalui semak dan pepohonan.
Akhirnya kalian sampai di sebuah tempat yang ditutupi rerumputan dan bunga2 yang indah di kelilingi pepohonan tadi.
"Wow! Tempat yang indah!" katamu.
"Aku tau tantri-ah,aku ke tempat ini kalau aku ini menyendiri dan menyepi…atau untuk menghindariMU!” canda Yesung.
"Yah!" kamu memukulnya, pura2 berkelahi membuat kalian berguling di atas rerumputan yg lembut. Akhirnya kalian berhenti berkelahi dan berbaring memandang awan2 yg begitu indah di langit biru yg cerah.
"Aku senang kau menunjukkan tempat ini padaku. Kita akan ke tempat ini kalau kita butuh waktu sendiri, okay?" katamu sambil menggenggam tangan Yesung.
"Y-yeah... sure" mukanya memerah lau  dia mencengkram tanganmu.
Kamu menutup , masih berpegang pada tangan Yesung. Beberapa menit kemudian kamu merasa sesuatu yang hangat di atas wajahmu, seperti seseorang sedang memandang lekat wajahmu. Cepat-cepat kamu membuka matamu. Yesung sedang bersandar mendekati wajahmu dengan mata tertutup. Kemudian dia terkaget dan hampir saja terjungkal.
 "Apa yg kau lakukan?" tanyamu.
"Uh-uh....Cuma melihat apakah kau tertidur. Karena kita harus segera, uh, ke kampus" jawabnya, membuat mukanya semakin merah
"Okay!" katamu sambil segera melompat berdiri.
'untunglah, tantri orang yg naïf. Kalu tidak pasti dia piker aku akan menciumnya’ piker Yesung.
Kalian berdua berjalan keluar dari tempat itu. Yesung menuntun jalan, sementara kamu mengikutinya dari belakang memegangi lengan bajunya.
-TBC-

2 komentar: