Jumat, 17 Desember 2010

Friends? or More... (Chapter 5)


Chapter 5
siwon-yesung-tantri 

Help

Kamu dan Siwon duduk di sebuah bangku. Dia mendesah putus asa. Kamu sadar kalau langit sudah semakin gelap tapi Seoul masih sangat sibuk seperti biasanya.
"Okay..." Siwon menghadapkan badannya ke arahmu. Dia memegang tanganmu. "Aku- Apa yang kamu dengar...tentang perampokan restoran. Aku bukan orang jahat." Dia menatap matamu dan kamu bisa melihat kalau dia tidak sedang menipumu.
"Tapi, merampok merupakan kejahatan. Kenapa kau lakukan itu?" tanyamu.
"Karena... Dulu aku tinggal di korea sampai umur 14 tahun. Bisnis keluargaku bangkrut. Ada 5 orang dalam keluargaku : 2 adik perempuan, dan kedua orang tuaku. Kehidupan kami sangat buruk. Kami tidak punya cukup makanan untuk kami makan. "
"Siwon..." kamu merasa hatimu seperti teriris, kemudian kamu menggenggam erat tangannya.
"Kemudian kami diusir dari apartemen kami yang kecil karena tidak sanggup membayar sewanya lagi. Kami tinggal di sebuah hostel…” mata Siwon mulai berkaca-kaca dan suaranya  mulai tercekat.
"Aku terpaksa mencuri. Suatu hari, saat umurku 13 tahun, aku ketahuan mencuri di sebuah toko. Tapi ada beberapa orang yang tertarik padaku. Kemudian kami berteman dan aku mulai meminjam uang.. aku tidak memberi tau orang tuaku dan dari situlah semua kekacauan berawal...” ungkapnya.
"Kau meminjam banyak uang?" tanyamu, air mata mulai membasahi pipimu. Kamu tidak bisa membayangkan seberapa keras kehidupan Siwon sebelumnya.
Dia mengangguk. Lalu dia cepat-cepat menghapus air matanya. Kamu memegang tangannya kemudian menghapus lembut air matanya dengan tanganmu. Dia melanjutkan ceritanya.
"Mereka memaksaku untuk segera melunasi hutang atau... akhirnya ku beritahukan semuanya pada orang tua ku dan kita berada dalam masalah besar. Untungnya kami masih mempunyai keluarga yang tinggal di amerika. Aku dan kedua adikku dikirim ke amerika, kami tinggal bersama bibi kami.”
"Di Amerika aku belajar bahasa Inggris. Aku bertemu dengan sahabatku, Jaejoong. Tapi aku ingin kembali ke Korea dan memulai hidup baru. Jadi aku dan Jaejoong kembali sebagai mahasiswa pindahan.”
"Jadi..." kamu masih belum bisa mengerti bagaimana dia bisa terluka. Kamu memandangi lengannya yang dibalut perban.
"Ya, uh, mereka menemukanku. Mereka memergokiku ketika aku sedang keluar dan membuntutiku selama beberapa hari terakhir.”
"Lalu, saat kau keluar, mereka menyerangmu?”
"Ini akan lebih buruk kalau saja mereka tidak mendengar Ita dan Eunhyuk datang. Kalau saja mereka tau, aku sangat berterima kasih pada mereka berdua. Tapi aku baik2 saja, mereka hanya menggores lenganku.” Kata Siwon lemah.
"Menggores?! Kau berdarah!" kamu menunjuk sambil sedikit terkejut.
"Anyway, sekarang aku harus membayar mereka dengan merampok sebuah restoran,.. mungkin setelah ini mereka akan melepaskanku.” Kata Siwon.
"Kau harus melaporkan mereka pada polisi!" bantahmu.
"Tidak bisa..." Siwon terlihat sangat frustasi.
"Oh...Baiklah, kapan kau akan menemui mereka?" tanyamu.
"Malam ini jam 11:30"
"Baiklah, kita masih punya waktu lima setengah jam untuk mengatur rencana..." katamu sambil berpikir.
“Apa?!” kata Siwon,melihatmu tak percaya.
"Aku akan mengeluarkanmu dari kekacauan ini..."
"Tantri-ah?" kata Siwon sambil menggengam tanganmu. "Aku sangat senang bisa bertemu denganmu. Kau sangat... berbeda..." kata Siwon sambil tersenyum.
"Berbeda?" tanyamu. Kamu merasakan sesuatu yang hangat mengisi hatimu.
"Beda dalam arti yang positif...."
-----------------------------------------------------------
yesung-jaejoong 
Kamu menunggu di luar rumah Siwon bersama Ita, Eunhyuk, Siska, Lita, dan Yesung. Mengejutkan Siwon dan Jaejoong punya rumah sendiri! Udara sangat dingin membuatmu merapat pada Yesung.
‘Dimana dia?' pikir Yesung. Yesung juga datang untuk membantu Siwon karena kamu memohon padanya dan karena dia tersentuh mendengar kisah Siwon, dia merasa bersalah karena telah menghakimi Siwon sebelum dia mengenalnya.
Siska menelpon Siwon dan dia mengatakan kalau dia akan segera keluar. Semuanya hanya mengangguk-angguk.
"Jam berapa sekarang?" Siska bertanya.
"11:05" jawab Yesung.
"Jadi, kita semua sudah tau apa yang akan kita lakukan?" kamu bertanya dan semua orang menganggukkan kepala.
"Bagus...ayo kita lakukan sekarang" kata Siwon, memimpin langkah.
-----------------------------------------------------------
Kamu berada di luar restoran, jauh dari pintu masuk. Sekarang jam 11:35 dan kamu bisa melihat gerombolan perampok itu sudah datang. Mereka memakai pakaian serba hitam dan mengamati sekeliling. Salah satu dari mereka menenteng sebuah tas golf berukuran besar. Kamu mengira-ngira apa isinya.
Siwon mengambil nafas dalam.
"Kamu siap?" tanya Yesung. Siwon mengangguk dan melangkah maju.
Dia menyeberangi jalan dan berjalan ke arah gerombolan itu, dan mereka langsung mengenalinya, kemudian mereka membuka tas golf itu. Kalian semua tidak bisa mendengar apa yang mereka katakan.
Lelaki yang membawa tas itu mengeluarkan tongkat baseball dan mengayunkannya, mempraktekkan cara menggunakannya.
Seorang lainnya berbicara pada Siwon, kemudian Siwon menganggukkan kepala. Dia memberika sebuah tongkat baseball pada Siwon kemudian mereka memasuki restoran..... 

TBC

5 komentar:

  1. aduh fotonya kok yg cupu ini sih???
    wakakaka

    BalasHapus
  2. emmm..., akankah tantri, dkk berhasil menggagalkan perampokan tersebut,?

    bagaimana nasib siwon selanjutnya,?
    nantikan kelanjutannya hanya di Friends? or More... (chapter 6)

    ditunggu ya chika... ^^

    @kim chika : hahaha..., iyo... mrscloud blg yesung imut...
    @mrscloud : ehem...,

    BalasHapus
  3. @mrscloud aq sbnrnya gak tega lho bikin siwon suka ma km, kasihan siwon, maaf ya om siwon....

    @admin yesung cupu bgt aq sampe gak tega liat mukanya, kl jae sih slalu keren, xixixixi

    BalasHapus
  4. @admin: kenapa ehem ehem min??? batuk???
    @chika: wakakakaka...om siwon kan cinta ma aku boo
    yesung biar cupu tapi menggemaskan,xixixi

    BalasHapus