Kamis, 23 Desember 2010

Friends? or More... (Chapter 13-14)



Chapter 13
 
A Date

Kamu bangun di pagi hari dan kebahagiaan memenuhi hatimu. Dan membuatmu melompat-lompat kegirangan di atas tempat tidur. Kemudian kamu bergegas ke kamar mandi, mandi selama 10 menit, kemudian segera turun ke bawah menuju dapur. Dan di sana kamu hanya mendapati Leeteuk duduk seorang diri di meja makan dengan semangkuk sereal. Dia menjawab wajah penuh tanyamu dengan menunjukkan sebuah catatan kecil dari omma. ‘maaf tidak bisa memberi tau kalian secara langsung, omma dan appa ada sedikit urusan bisnis di Busan, dan kami akan kembali dalam satu minggu. Jaga diri kalian baik-baik. Much love, omma dan appa’
Kamu tidak bisa percaya mereka pergi lagi akhir pekan ini, tapi memang itulah pekerjaan mereka. Kemudian kamu dan Leeteuk kembaranmu bersama-sama menonton TV di ruang keluarga. Rasanya sudah lama kalian tidak nonton bersama seperti ini.
“Leeteuk, bagaimana kalau kapan-kapan kita pergi bersama ke suatu tempat? Sudah lama kita tidak menghabiskan waktu bersama” ajakmu
“ah,,,” jawabnya dengan wajah cerah
“ Bagaimana kalau ke pantai” usulmu
“oke, sepertinya menyenangkan” jawab Leeteuk
Kalian berdua duduk di ruang keluarga setengah berbincang dan setengah melihat acara TV.
***

Ding!!
“Itu pasti Siwon” katamu sambil segera beranjak
“Siwon?”
“ya, aku akan pergi nonton dengannya hari ini” jawabmu
“tapi ku pikir....sudahlah....”kata Leeteuk serius. Tapi kamu mengabaikannya dan berlari membukakan pintu untuk Siwon.
“Annyong” sapa Siwon begitu pintu terbuka “sudah siap?” tanyanya lagi.
“Yup, sebentar aku ambil mantel dulu” katamu ambil berlari mengambil mantel.
“Great..” kata Siwon sambil berpamitan pada Leeteuk yang menutup pintu.
“Btw, you look great” kata Siwon.
“Thanks, oppa” jawabmu tersipu.
“Oke ayo berangkat, sudah ada ide film apa yang mau ditonton?” tanya Siwon tersenyum.
“Film horror,please, sepertinya menyenangkan.” Katamu
“Benarkah? Oke..”kata Siwon sambil melingkarkan lengannya di pinggangmu dan mulai berjalan.
***

“Dua tiket untuk ‘The Grudge’ please” kata Siwon pada penjual tiket. Kemudian membeli 2 gelas soda dan popcorn ukuran besar.
“Thank you” kata Siwon
“Ayo segera masuk studio, filmnya akan segera dimulai” katanya sambil menggandeng tanganmu.
Kemudian kalian segera duduk dan tak lama kemudian film dimulai. Kalian serius menonton film itu. Kamu melompat dari kursi ketakutan melihat hantu sadako keluar secara tiba-tiba. Siwon tertawa dan menggenggam tanganmu lembut. Kamu tersenyum dan merasa nyaman. Tapi kamu ketakutan lagi melihat banyak darah berceceran di atas lantai kayu dan tak jauh tergeletak sesosok mayat yang mati mengenaskan. Sepertinya kamu sudah tak sanggup melihatnya lagi. Kamu benar-benar ketakutan. Kamu menutup mata, dan gemetaran.
“Apa kamu mau keluar sekarang” tanya Siwon
Kamu hanya mengangguk lemah. “Sorry” katamu
“Tidak apa, kita bisa menonton lagi lain kali” kata Siwon lembut, dia menggandeng tanganmu dan menuntunmu meninggalkan studio.
Kemudian dia mengajak mu pergi ke suatu tempat, kamu bingung tidak tau kemana kamu akan diajaknya.
Kalian berjalan melewati semak dan pepohonan.
“Bagaimana menurutmu?” tanyanya
Tubuhmu terasa seperti membeku ‘Omo!!  ini tempat rahasia sung oppa’

Chapter 14

Happy

“Omo” kamu tidak tau apa yang harus kamu katakan.
“Tempat ini indah kan?” kata Siwon mendekatimu
“Tentu...tapi...” jawabmu terbata-bata.
Dia terlihat terpaku. Dia duduk di atas sepotong kayu di bawah pohon rindang . Ini benar-benar terlihat indah.
 “Ada apa? Kamu tidak suka?” tanyanya menatap matamu.
“Ya? Tapi …bagaimana kau menemukan tempat ini?” tanyamu.
Latar belakang yang mempesona pepohon tertutup salju putih dan salju2 lembut perlahan-lahan berjatuhan ke bawah ... dan wajahnya yg sempurna, mata berbinar dan tersenyum lembut. Kamu terbawa dalam lamunan, tapi cepat-cepat kamu kembali ke dunia nyata sebelum dia menyadarinya.
“Baiklah…” dia mulai, menatap langit melalui celah-celah dahan, “Kamu tau, ketika aku masih kecil…aku sering bermain di sini kapanpun aku bisa karena hanya di tempat inilah aku punya waktu untuk diriku  sendiri merasakan kesenangan!” kekehnya, dan kamu pun mengangguk.
“Dan sekarang aku menemukannya lagi…jadi aku ingin menunjukkannya padamu.” Dia melingkarkan lengannya di bahumu. Kamu menyandarkan kepalamu di bahunya dan tersenyum.
‘Haruskah kuberi tau Yesung oppa?’ pikirmu. ‘Apa yang akan dia katakan? Apa yang akan dia lakukan?’
Kalian berdua duduk dalam keheningan, Siwon bersenandung dan itu sangat menenangkanmu.
 ‘Haruskah…kuberi tau…..Yesung?’ lamunmu.
 ‘…..lupakan….’ katamu dalam hati sambil memejamkan mata.
----------------------------


“Tantri-ah? Bangun….” Kata sebuah suara lembut. “Bangun…” kamu merasakan sentuhan lembut
“Kita harus pergi sekarang…”
‘Apa…aku tertidur….’.
“Waah…Apakah aku tertidur?!” katamu.
“Yeah” siwon tertawa.
“Omo, mianhae, oppa!” kamu membungkuk dalam.
“Ah~ it was nice. Melihat salju…dan dengkuranmu”candanya.
‘OMO! Aku mendengkur?!’
“Ah~ s-salju, huh?” katamu gagap, dan tersipu.
“Oh, anyway, ayo pulang sekarang. Orang tuamu bisa kuatir kan?” Tanya Siwon.
“No…mereka sedang pergi…” katamu.
“jadi siapa yang menjagamu?” tanyanya.
Kamu berjalan keluar dari tempat itu, dan dia mengikutimu dari belakang.
“Well… tidak ada” akhirnya kamu menjawab. “Tapi” sambungmu cepat, “Mereka memang selalu pergi untuk urusan bisnis, tapi itu hanya 1 minggu”
“Well, ku kira Leeteuk akan mencemaskanmu?” Siwon tersenyum. Kamu mengangguk. “Dia berteman dengan Yesung?” dia tiba-tiba bertanya.
“Yup, best friends.” Kamu tersenyum.
“Ah…apa dia sahabatmu juga?” kamu mengangguk lagi, “But I will always love Siska and Ita, they’re my best friends too, you know.”
Siwon tersenyum padamu. ‘dia terlihat selalu bersemangat’ pikirnya.
Kalian berdua berjalan pulang sambil bergandengan tangan.
Setelah 15 menit akhirnya kamu sampai di depan pintu rumahmu.
“Okay, well thanks for the lovely day”, kamu tersenyum.
“It was no problem” dia melihatmu kemudian menggenggam tanganmu.

kamu terkejut dengan aksinya ‘Omo! Dia akan menciumku? Ottoke?’ pikirmu panik.

TBC

7 komentar: