Selasa, 28 Desember 2010

'COZ LOVE'S BEAUTIFUL (Part. 4 ~ 2)


Leeteuk
(Part 4 ~ 2)

(Love Story Hye In_Yesung)

“kau jatuh cinta,?” leeteuk bicara. Yesung tampak salah tingkah.
“aku...? jatuh cinta,? Hyung becanda...” yesung mencoba mengelak. Leeteuk mendekati yesung. Duduk disebelahnya dan menepuk pundaknya.
“ya..., kau jatuh cinta” leeteuk meyakinkan
“tapi hyung...., perempuan itu biasa saja, dia bahkan jauh dari kriteriaku.” Yesung mencoba menolak kata hatinya.
 “emmm..., kupikir kita bisa jatuh cinta pada siapapun tanpa kecuali” leeteuk meyakinkan. Yesung mengernyitkan dahinya. Mencoba memahami kata-kata leeteuk.
“apakah orang itu Hye In,?” glek..!!! yesung langsung menatap leeteuk.
hyung...., dari mana hyung tahu,?” yesung penasaran, apakah sebegitu kelihatannya dia menyukai gadis oriental itu.
“hahahaha...,” leeteuk kelepasan..., dia ngakak melihat wajah polos yesung. Yesung langsung berdiri sigap dan membekap mulut leeteuk dengan kedua tangannya cepat.
hyung jangan keras-keras, nanti wookie bangun” yesung mengingatkan. Leeteuk mengangguk-angguk dan menunjuk tangan yesung agar dilepaskan dari mulutnya. Yesung melepas kedua tangannya, dan duduk kembali. Leeteuk lalu menutup mulutnya sendiri, masih mencoba menguasai diri.
“hoaem..., jangan berisik hyung” wookie seperti orang mengigau. Dia merapatkan selimutnya dan tidur lagi. Yesung dan leeteuk menatap wookie, sepertinya dia masih tidur. Mereka berdua lega, yesung menatap marah pada leeteuk.
“jangan begitu padaku, aku tidak sengaja” leeteuk mencoba mengartikan tatapan yesung.
“aku akan sangat malu kalau sampai wookie tahu masalah ini”
“baiklah..., jadi benar dia gadis itu,?” leeteuk ingin meyakinkan dugaannya. Yesung menunduk..., diam untuk sesaat.
 “dia selalu membuatku tersenyum...., bahkan saat aku patah hati,,,, dia ada disampingku. Sejak aku belum tahu namanya....,” leeteuk mencoba memahami maksud yesung.
“dia...., entah sejak kapan, aku merasa dia bagian dari hidupku.” yesung makin hanyut dalam ingatannya. Leeteuk tak bisa memastikan bagaimana perasaan yesung             saat ini, dia tak bisa melihat dengan jelas wajah yesung yang tertunduk.
“dia seperti penyihir buatku..., aku memberitahu semua hal padanya, aku juga takut tak bisa bertemu dengannya setelah aku lulus nanti.” yesung makin menunduk, membuat leeteuk terdiam lama.
“tapi aku takut untuk mencintainya hyung...,” yesung seolah ingin mengendalikan perasaannya. Leeteuk menghela nafas sejenak..,
“kenapa harus takut,?” Yesung mulai mengangkat kepalanya perlahan, membuat leeteuk bisa melihat dengan jelas wajahnya. Ya.., sangat jelas terpancar kalau yesung sangat menyukai Hye In.
“bagaimana jika dia menyukai laki-laki lain,?” kata-kata yesung membuat leeteuk tersentak. Yesung menatap leeteuk dengan tak biasa. Dia sangat serius, tatapan yang selama ini tak pernah dilihatnya.
“i.. itu,,,,” leeteuk sedikit tak siap dengan pertanyaan yesung.
“itu keputusan dia...,” Leeteuk tak tahu apa itu jawaban yang tepat. Yesung mengalihkan pandangannya.
“itu sebabnya aku takut hyung..., aku tak siap” yesung terlihat kembali normal, sepertinya dia sedikit lega karena telah bisa mengeluarkan semua yang jadi ganjalan hatinya.
Leeteuk menepuk-nepuk punggung yesung “ jangan takut..., jika kau memang menyukainya katakan saja” yesung diam. Dia melihat wookie sekilas, masih tidur nyenyak. Dia melihat jam dikamarnya. Sudah semakin larut malam.
“fiuh...” terdengar hembusan nafas yesung. Tiba-tiba wajahnya cerah, menatap leeteuk dengan ekpresi yang ceria.
“kalau dia menyukai leeteuk hyung..., tolong jangan kecewakan dia ya hyung...” yesung tersenyum lebar, lepas, hingga mata sipitnya tak kelihatan. Leeteuk menatap heran. Kenapa yesung berkata seperti itu,?
“aku...???” leeteuk menunjuk dirinya sendiri.
“sudah malam, aku mw tidur. Sebaiknya Leeteuk hyung juga tidur. Ayo...” yesung tiba-tiba memaksa leeteuk berdiri.
“hei.., kau tidak sopan pada hyung-mu” leeteuk mencoba menolak tarikan tangan yesung yang menyuruhnya berdiri.
“ayo hyung..., kau harus kembali ke kamarmu. Aku mw tidur..” yesung mendorong-dorong badan leeteuk keluar kamarnya.
“heh..., yesung..., kau ini..., jangan memperlakukan aku seperti ini. Kau mengusirku,?” leeteuk masih tak mengerti sikap aneh yesung. Yesung berhasil membuat leeteuk keluar dari kamarnya.
gudnit hyung” yesung tersenyum lepas, sambil melambaikan tangannya memberi salam perpisahan. Leeteuk masih bingung. Yesung menutup pintu kamarnya. Leeteuk masih berdiri didepan pintu kamar yesung.
“apa maksud perkataannya,? Hye In,? aku,? Dia memang aneh” leeteuk geleng2 kepala. Tak lama leeteuk melihat lampu kamar Yesung redup.
“sudahlah..., semoga dia baik-baik saja” leeteuk bergegas menuju kamarnya.
-----------------------------------------------------
Yesung

Kantin Shibuya University.
Sebentar lagi Yesung akan lulus dari sini. Harusnya dia senang sebentar lagi lulus, tapi yang dirasakannya lain. Yesung masih ingin di shibuya, dia tidak ingin lulus. Kalau dia lulus, dia akan makin jarang bertemu Hye In. Apalagi jadwalnya di SM entertainment, pasti akan makin jarang bisa bertemu.
oppa...,” hye in membuyarkan lamunan yesung. Yesung melihat arah suara itu.
“hye in..., ada apa,?” yesung sedikit kaget dengan kehadiran hye in. hye in duduk disamping yesung. Dia membawa sebuah kotak kado. Dan meletakkannya dimeja. Yesung mengamati kotak warna biru shapir itu. Warna kebangsaan SJ.
“apa ini,?” yesung sedikit gugup. Hye in tersenyum ke arah yesung, membuat muka yesung merah. Dan cepat-cepat yesung mengalihkan pandangannya.
“aku mw minta tolong” hye in menggenggam tangan yesung. Yesung tak biasanya jadi gugup begini.
“minta tolong apa,?”
“emmm..., tolong berikan ini pada Leeteuk oppa ya” Hye In makin erat menggenggam kedua tangan yesung. Dia terlihat sangat bersungguh-sungguh. Seketika yesung melepas tangannya. Membuat Hye in terkejut.
gwencana oppa...” hye in berkata lirih. Yesung sedikit salah tingkah.
“ah..., aniyo. Tapi, setahuku ini bukan ulang tahun leeteuk hyung” yesung ingin tahu alasan hye in memberikan kotak itu.
“aku hanya ingin berterima kasih pada leeteuk oppa. Aku sudah banyak merepotkan dia”
“baiklah.., nanti ku sampaikan. Kelihatannya kau sangat perhatian pada leeteuk hyung. Apa kau menyukainya,?” Hye In terkejut, tak siap dengan pertanyaan itu.

TBC

7 komentar:

  1. aw aw aw aw.. bang ecung jatuh cintrong sama Hye in aw aw aw

    BalasHapus
  2. sulit dipercaya...,
    (sebenarnya penulis ragu waktu bikin ff ini...,) ^^

    BalasHapus
  3. wakakakakaka...aku memang ditakdirkan untuk bang ecung pooh

    BalasHapus
  4. @pooh : kenapa ragu pooh,? terlalu mustahil ya...??? :p

    @chika : wae chika,? wae..???? (dengan penekanan intonasi yang mengharu biru) memang sulit diterima tapi apa daya..., ecung dah bener2 tidak bisa disembuhkan...

    @cloud : mungkinkah Tuhan salah membuat takdir,??? ku pikir tidak... xixixi

    BalasHapus
  5. @admin: Tuhan itu tidak pernah salah min,xixixixi..
    ecung dan Hye In adalah pasangan serasi..

    BalasHapus