(Love Story Hye In_Yesung)
![]() |
| yesung-leeteuk-donghae |
Luoes Beach...,
Menghabiskan sore ini dengan melihat sun set. Wow..., siapa yang menolak. Hye in tampak sangat gembira bersama super junior. Mereka sangat bersahabat, membuat Hye In mudah menyesuaikan diri. Hye in hanya duduk diatas pasir. Memainkan butir-butir pasir dan melihat tingkah polah mereka semua. Siwon, Kangin, Hankyung, Donghae, Ryeowook, dan Sungmin asyik bermain voli pantai. Sedangkan Shindong, dia sedang dikubur oleh kibum dan eunhyuk. Leeteuk dan Yesung tampak seperti anak kecil yang kejar-kejaran dengan ombak. Heechul...,? satu orang aneh itu sibuk membuat istana pasir bersama beberapa anak kecil. Hye in menatap deburan ombak yang berayun-ayun menggoda para pengunjung untuk bermain bersama mereka. Dia melihat leeteuk dan yesung bermain air layaknya anak kecil, menjadikan air seperti senjata pamungkas kamehameha. Hye in tersenyum.
“pyaaar..”
“aou...,” tiba-tiba leeteuk menutup mata dengan kedua tangannya. Sepertinya air itu benar2 mengenai matanya. Yesung yang melihat itu panik.
“hyung..., kau tak apa-apa” yesung mendekati leeteuk. Hye in yang melihatnya segera berlari ke arah mereka.
“oppa..., kau baik-baik saja,?” dengan cepat Hye In mencoba melihat mata leeteuk. Leeteuk masih menutupi matanya. Perlahan Hye In membuka tangan leeteuk dan melihat matanya. Sedikit merah.
“yesung oppa..., kau keterlaluan. Lihat mata leeteuk oppa” Hye in menatap yesung. Yesung hanya diam.
“akukan nggak sengaja” yesung segera meninggalkan hye in dan leeteuk. Dia merasa kesal. Kenapa Hye In begitu perhatian sama leeteuk. Itu kan hanya kena air biasa, tak akan membuat leeteuk buta. Hye in membantu leeteuk meniup matanya. Leeteuk masih memejamkan mata karena pedih. Hye in menatap leeteuk, begitu dekat. Dia memegang pelipis mata leeteuk, mencoba meniupnya perlahan. Hye In memperhatikan leeteuk lekat, tak pernah menyangka bisa sedekat ini memperhatikan wajah leeteuk oppa. Sebenarnya dia biasa saja, tapi entah bagai sebuah magic...., berada sedekat ini dengan wajahnya membuat aliran darah Hye In membeku, jantungnya berhenti berdegup. Hye In melepaskan tangannya dari leeteuk perlahan. Leeteuk mengerjapkan matanya.
“makasih ya.., aku tak apa-apa” leeteuk tersenyum. Dia melihat sekelilingnya.
“yesung kemana,?” leeteuk menyadari kalau Yesung sudah pergi. Hye In menatap sekelilingnya, Yesung memang sudah tak ada. Hye in jadi merasa bersalah.
“apa yesung oppa tersinggung atas perkataanku tadi,?” Hye In berkata lirih. Leeteuk menatapnya.
“memang kau bicara apa,?” leeteuk tak mengerti.
“eh.., nggak..., nggak apa-apa oppa” Hye in mengelak. Leeteuk dan Hye In meninggalkan bibir pantai. Mereka bergabung dengan yang lain yang asyik dengan kesibukannya masing-masing. Yesung terlihat sudah bersama heechul membuat istana pasir.., benar-benar seperti anak kecil. Leeteuk melihat yesung dan menghampirinya.
“ctak” tangan leeteuk mendarat dikepala yesung. Yesung kaget, tak siap dengan serangan ini.
“hyung... apaan sich,?” yesung mengelus kepala besarnya. Sepertinya agak sakit jitakan leeteuk.
“dasar dongsaeng tak bertanggung jawab. Kau buat mataku pedih bukannya menolong malah pergi. Kau senang melihatku buta ya” Yesung menatap Hye In yang disamping leeteuk. Tanpa sengaja kedua mata mereka bertemu. Tiba-tiba saja degup jantung yesung bekerja memompa darah lebih cepat. Yesung langsung memalingkan muka, sedangkan Hye In langsung menunduk...,
“ah hyung..., kau ini manja sekali. Buktinya sekarang kau tidak butakan,? :P” Yesung nyengir.
“dasar kau ini” leeteuk merangkul yesung dan pura-pura memukul kepala besar Yesung. Heechul yang melihat itu jadi ikut-ikutan merangkul Yesung dan memukul kepala besarnya.
“aduh hyung..., kalian berdua mw menganiaya aku ya” yesung balik membalas. Hye In tersenyum. Semoga saja yesung tak marah padanya. ----------------------------
Tengah Malam, Dorm Super Junior
Leeteuk tampak gelisah dia mencoba menghubungi seseorang lewat ponselnya, tapi sepertinya yang dihubungi tidak menjawab. Member yang lain juga belum masuk kamar. Semuanya masih berkumpul diruang tengah itu.
“ada yang tahu tadi yesung pergi ke mana,?” leeteuk mencoba memastikan sekali lagi. Ya, rupanya mereka menunggu yesung yang hingga tengah malam belum kembali. Dan tak satupun ada yang tahu kemana si kepala besar itu pergi.
“tadi sich.., hyung bilang mw keluar cari angin” wookie teman sekamar yesung menjawab apa yang dia tahu.
“apa kau tidak tanya dia ke mana,?” donghae ikut menyelidik.
“tidak” wookie menggeleng. Dia merasa tak nyaman semua mata menatapnya, seolah dia yang paling bertanggung jawab atas menghilangnya Yesung.
“hyung..., apa sudah mencoba tanya pada Hye In,? Kupikir mereka sangat dekat” siwon memberi usul pada leeteuk.
“kau benar siwon” leeteuk langsung membuka ponselnya dan menghubungi Hye In. Semua berharap pada Hye In.
“bagaimana hyung..” wookie mengharapkan ada jawaban yang menggembirakan dari leeteuk.
“aku akan pergi mencari Yesung bersama Hye In..., kalian disini saja, kalau yesung pulang kabari aku” leeteuk mengambil baju hangatnya dan kunci mobil.
“aku ikut hyung” siwon mencengkram siku leeteuk. Leeteuk menatap siwon, berpikir sejenak.
“baiklah” leeteuk membuat keputusan.
“kalau begitu aku juga ikut” donghae menawarkan diri. Leeteuk balik menatap donghae.
“aku juga hyung...” wookie menimpali
“aku juga...” kangin tak mw kalah
“aku ikut” kali ini heechul yang bicara. Leeteuk menatap dongsaeng-nya satu per satu.
“tapi... “
“hyung tak adil kalau siwon ikut sedang kami tak boleh ikut” hankyung memotong kalimat leeteuk. Leeteuk berpikir sejenak,... kata-kata hankyung membuatnya tak bisa menolak.
“baiklah... kalian semua ikut” mereka tersenyum lega.
---------------
Tengah malam, shibuya university
“kau yakin yesung ada disini,?” leeteuk ingin memastikan kalau hye in tidak salah.
“iya oppa..., yesung oppa pernah mengajakku naik ke atap gedung ini.” Hye in meyakinkan.
“baiklah..., kali ini kalian harus menunggu disini. Aku dan Hye In akan mencari Yesung ke atas” leeteuk menatap dongsaeng2nya. Kali ini semua setuju, daripada nanti mereka dikira pencuri yang hendak mencuri karena beramai-ramai naik ke atap gedung.
Leeteuk mengikuti Hye In..., Hye In sebenarnya juga harap-harap cemas. Dia berdoa semoga yesung benar-benar ada diatap gedung ini. Kalau tidak,,, mereka tak tahu harus kemana lagi mencari Yesung.
“kita harus memanjat pembatas ini untuk sampai ke atas oppa” Hye In menatap leeteuk. Leeteuk memperhatikan pagar pembatas yang cukup tinggi itu.
“baiklah..., kita akan memanjatnya. Jangan khawatir, aku akan melindungimu” leeteuk memastikan agar Hye In tak ragu-ragu untuk naik ke atas. Hye in masih menatap laki-laki didepannya. Ya, dia memang selalu melindungi dongsaeng2nya..., kenapa hye in harus merasa ge-er atas ucapan itu. Hye in naik dibantu leeteuk. Dan tak perlu waktu lama mereka telah sampai ke atap. Leeteuk mengedarkan pandangannya. Sungguh pemandangan yang luar biasa. Kelap-kelip lampu dibawah sana seperti bintang-bintang. Seolah-olah langit ada dibawah mereka. Tapi kalau melihat ke atas, bintang-bintang pun juga akan tersenyum menyapa. Sepertinya tempat ini dikelilingi oleh langit yang penuh bintang. Disalah satu sudut dimana semua bintang tampak membaur jadi satu, sosok yang telah membuat seluruh penghuni dorm sj khawatir nampak sedang terlentang melihat langit.
Leeteuk merasa lega melihat sosok kepala besar itu, Hye In juga tak kalah senangnya. Hye In sangat khawatir saat leeteuk menghubunginya dan mengatakan yesung menghilang.
“pantas saja kau tidak pulang. Ternyata ada tempat seindah ini”
Yesung yang sedang hanyut dalam larutnya malam terhenyak. Dia hafal suara itu, tapi bagaimana bisa ada disini. Bukankah yesung tak pernah memberitahukan tempat ini pada siapapun. Yesung bangkit, dan menoleh ke belakang.
“hyung...” yesung terkejut. Itu memang suara leeteuk. Yesung menatap leeteuk dan beralih pada Hye In. Jadi..., Hye In yang sudah membocorkan tempat rahasianya ini. Leeteuk mendekati Yesung, Hye In masih diam ditempatnya. Leeteuk menyentuh bahu Yesung. Yesung hanya diam sambil memperhatikan tangan hyung-nya yang memegang bahunya kuat.
“kau boleh disini sampai kau puas menatap bintang” yesung agak terkejut dengan kata-kata leeteuk.
“tapi ku harap kau tak membuat hyung dan dongsaeng-mu menunggu dibawah sampai pagi” leeteuk tersenyum menatap yesung. Yesung hanya diam tak menjawab apapun. Leeteuk melepas tangannya dari bahu yesung dan berbalik.
“Hye In..., kau temani yesung. Aku akan turun” leeteuk meninggalkan yesung dan Hye in yang mematung ditempatnya. Setelah leeteuk turun, yesung melihat ke bawah. Dan dia tersenyum, senyum yang membuat hye in merasa lega.
“dasar mereka semua gila. Buat apa tengah malam berkumpul seperti itu. Pakai teriak-teriak lagi. Memangnya aku mw bunuh diri,?” yesung menggerutu melihat hyung dan dongsaeng-nya berteriak-teriak memanggilnya dari bawah. Hye in tersenyum.
“maafkan aku oppa..., aku tak bermaksud membocorkan tempat rahasiamu ini. Aku hanya tak ingin mereka khawatir pada oppa” hye in sedikit tak enak hati. Yesung tersenyum, dan duduk dipinggir atap. Memandang langit. Hye in mendekatinya, dan duduk disampingnya.
“oppa akan membiarkan mereka menunggu lama,?” hye in menatap ke bawah, tampak member SJ yang lain tengah menunggu.
“biarkan saja. Sekali-kali berbuat baik pada nyamuk kan nggak ada salahnya” yesung tersenyum. Hye in bahagia melihat senyum itu. Ya..., akhir-akhir ini Hye in memang tak pernah melihat senyum itu lagi. Diam-diam..., hye in merindukan cara tersenyum yesung yang seperti itu. Yesung masih melihat bintang. Ada banyak hal yang sebenarnya dipikirkan yesung, tapi malam ini..., dia tak ingin memikirkannya lagi. Yesung terus menatap bintang dilangit.
“kau lihat...., bintang itu membentuk kura-kura ya” yesung menunjuk sebuah gugusan bintang. Hye in melihat ke arah yang dituju yesung. Memang iya, sekilas mirip kura-kura. Bintang yang aneh. Hye in beralih menatap yesung. Yesung tertawa sambil membicarakan bintang kura-kura itu. Hye in tersenyum, bukan karena bintang itu, bukan karena kata-kata yesung, tapi karena dia melihat wajah yang bersinar itu kembali. Malam ini seperti malam waktu mereka pertama kali saling kenal. Malam dimana yesung patah hati. Hye in masih menatap yesung lekat, yesung tak sadar diperhatikan..., dia terlalu asyik bicara tentang bintang kura-kura. Hye in tak jemu menatap yesung, entah kenapa..., hye in menyukai matanya yang sipit tapi memiliki sinar mata yang tajam dan teduh, kepalanya yang sedikit lebih besar, dan juga ketika dia tersenyum..., dia terlihat tampan. Lagi-lagi hye in hanya tersenyum menyadarinya.
“kau kenapa tersenyum sendiri,?” hye in tak sadar ketika yesung memperhatikannya. Seketika pipi hye in pias.
“emmm.., tidak oppa. Aku..., aku hanya bahagia saja malam ini”
Yesung menatap hye in, keduanya bertemu dalam arti yang tak bisa dipahami. Yesung mendekati wajah Hye In. Gadis ini memang biasa, tapi dia selalu mampu membuat yesung tersenyum. Hye in masih diam tak mengerti dengan maksud tatapan yesung. Yesung tak pernah melihat hye in sedekat ini. Dan...,
“hahaha... “ yesung tertawa keras. “aku tak habis pikir bagaimana khawatirnya mereka saat aku tak pulang” Hye in ikut tertawa “kau sengaja mengerjai mereka ya”. Keduanya tertawa bersama. Lalu mendadak diam. Ya, diam.., meninggalkan kesunyian malam. Sebenarnya Hye in ingin menyakan kenapa yesung tidak pulang ke dorm. Tapi urung, dia tahu bukan waktu yang tepat.
Sementara itu dibawah gedung.
Plok..., plek,,, nguuung..., nguing,,,, member SJ yang lain saling menepuk nyamuk.
Wookie “hyung... kenapa tak kau ajak yesung hyung untuk turun tadi”
Shindong “ sampai kapan kita menunggu disini,? Darahku bisa habis dihisap nyamuk”
Plok...!!! “aduuuh sakit hyung,” kibum protes saat kangin menepuk pipinya keras.
“nyamuk” elak kangin.
“pluk” kali ini heechul yang menepuk pipi eunhyuk dengan keras.
“aduh hyung..., jangan keras-keras dunk” eunyuk manyun.
Mereka saling menepuk nyamuk dipipi anggota SJ yang lain.
--------------------------------------


pooh..., admin mpe capex post CLB... kamu bikin novel ya??? xixixixi
BalasHapuslanjuuuut Pooh....!!! ^^ (menyemangati diri sendiri)
tu gambar yang atas kok pada bugil,xixixixi
BalasHapus@fanfic : hihihi..., kan dibuat dramatis kaya sinetron indonesia min... :P (*ngeles.com)
BalasHapus@mrscloud : hu'um.., tw tuch admin suka yang bugil2..., bule gila...,
hahahaha...admin demen ma yg bugil2
BalasHapuswekekeekek..., kan dipantai cloud,^^
BalasHapusbtw Sung nggak bugil kok...
iteuk...
BalasHapussepertinya sudah lama sekali tidak mengagumi iteuk
@admin: dia cuma bugil didepanku
BalasHapus@Chika: ingat suami di rumah chik...
@mrscloud pastinya, makanya aq dah gak pernah mengagumi ituk lg, suami q sgalanya
BalasHapus